Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.
Indexs Berita

Body Painting Panaskan Arena Sanur Village Festival 2015

Minggu, 30 Agustus 2015

DENPASAR [KabartSanur.com]: Hari keempat Sanur Village Festival, Sabtu (29/8/2015) petang, diramaikan dengan body painting, aksi melukis tubuh sembilan model perempuan oleh sembilan perupa  Himpunan Pelukis Sanur dan seniman Bali lainnya.

Kesembilan model dan proses melukis seniman ini dirubung penonton yang bergantian memotret dari segala sisi. Ada pula yang ber-selfie-ria dengan latar belakang model. Bahkan beberapa mengambil foto dari jarak sejengkal. Sementara itu grup band di atas panggung utama ikut memarakkan suasana dengan lagu-lagu blues dan rock.

Inilah acara yang selalu ditunggu-tunggu. Aksi melukis di atas tubuh, mulai dari kaki, dada, punggung, wajah, tangan, dan bagian badan lainnya menyajikan daya tarik tersendiri. Koordinator Body Painting Sanur Village Festival (SVF) Ida Bagus Sutama mengatakan dari tahun ke tahun program seni rupa ini termasuk yang paling diminati penonton.

Kata Gus Sutama seni melukis tubuh sebenarnya merupakan bagian dari tradisi kuno. Berbeda dengan tatto atau seni melukis tubuh lain seperti tradisi di sejumlah suku, body painting lebih bersifat kontemporer dengan tema kekinian.

Body painting bisa mengubah sosok seseorang menjadi karakter yang berbeda dengan lukisan yang menempel di tubuhnya. Karena hanya bersifat sementara maka cat yang digunakan pun yang tidak permanen. “Tubuh manusia itu cukup sensitif, maka pewarna yang digunakan bukanlah sembarang cat,” kata Gus Sutama.

Dalam khazanah body painting beberapa seniman mengawali dengan menentukan teman dan konsep yang dituangkan menjadi sketsa di kertas. Tetapi ada pula yang langsung melumurkan pewarna ke permukaan kulit sang model seperti yang terjaid di arena SVF.

Selain body painting, seperti hari sebelumnya, berbagai program unggulan masih berlangsung seperti food festival, Sanur Kreatif Expo, dan panggung huburan. Aktivitas lain di hari keempat di antaranya mengukir buah, seni ukir es, fun beach games, Sanur Golf Tournament dan festival layang-layang tradisional dan internasional, serta melukis on the spot oleh anggota Komunitas Seni Lukis Cat Air (Kolcai) Bali.

Koordinator Umum SVF Ida Bagus Wisnu Diwangkara mengatakan bagi mereka yang belum sempat menyaksikan festival, masih ada kesempatan hadir di hari kelima atau hari terakhir, Minggu (30/8/2015). “Pada hari terakhir akan digelar parade budaya yang menampilkan pawai dari berbagai banjar, lembaga, dan perusahaan yang ada di Sanur,” katanya.

    Rekomendasi

0 komentar:

Komentar Anda akan ditampilkan setelah menunggu persetujuan, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. Redaksi berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.