Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.
Indexs Berita

Dua Menteri Lepas Anak Panah Buka Sanur Village Festival 2015

Kamis, 27 Agustus 2015

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kedua kiri) bersama Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Ngurah Puspayoga (kiri) bersiap melepas anak panah tanda dimulainya SVF 2015, Rabu (26/8/2015) malam.
DENPASAR (KabarSanur.com): Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Ngurah Puspayoga membuka secara resmi Sanur Village Festival (SVF) ke-10, Rabu (26/8/2015) malam.

Kedua menteri menandai pembukaan festival yang akan berlangsung hingga Minggu (30/8) itu dengan cara melepas anak panah, didampingi patron SVF I Gde Ardika dan Ketua Panitia SVF Ida Bagus Gede Sidharta Putra. Begitu anak panah lepas dari busur disambut pergelaran sendratari Samudera Kerthi garapan seniman Sidia.

Arief mengatakan Sanur dengan branding “Morning of the World”akan terus dipromosikan ke seluruh dunia bersama branding pariwisata nasional “Wonderful Indonesia”. Kata dia sejumlah publikasi di media cetak dan elektronik internasional telah dilakukan.

Selain itu, dia meminta anak-anak muda di Sanur ikut membantu menyebarluaskan keindahan dan keunikan wilayah pesisir itu melalui media sosial. “Buatlah video pendek 30 detik dan foto-foto yang bagus kemudian upload ke sosmed, ini akan membantu promosi pariwisata kita,” kata Arief.

Arief juga memuji keberhasilan Sanur mengembangkan pariwisata berbasis komunitas (community based tourism) dengan tetap mempertahankan tradisi dan kearifan lokal. Melalui SVF seluruh potensi komunitas tersebut dikembangkan secara kreatif, termasuk keberadaan UKM.

Terkait hal tersebut, sebelum acara pembukaan SVF Arief sempat melakukan beberapa kegiatan yakni melepas tukik, berbicara dalam TelkomTalkshow di Puri Santrian dan meresmikan Kampung UKM Wisata Digital di Pasar Sindu. Kampung digital ini merupakan proyek rintisan pasar tradisional dengan sentuhan teknologi informasi. Dia berharap Sanur bisa menjadi etalase UKM baik dari segi produksi maupun pemasaran.

Menurut Sidharta Putra, pelaksanaan SVF 2015 menjadi momentum untuk melakukan refleksi perjalanan 10 tahun sebagai tonggak mewujudkan branding dan promosi secara mandiri serta berkelanjutan. Festival ini digelar pertama pada 2006 ditujukan sebagai upaya pemulihan terpuruknya angka kunjungan wisatawan pascatragedi bom 2005, kini telah menjadi media kreatif yang mengembangkan berbagai potensi Desa Sanur.

Dalam SVF tahun ini berbagai program kegiatan digelar kembali seperti kompetisi surfing, lomba jukung, wisata kota bersepeda, festival & lomba makanan, mengukir & buah, pawai budaya, festival layang-layang internasional, fashion show, body painting, pameran foto, eksibisi lukisan Himpunan Pelukis Sanur, dan panggung hiburan. Selain itu ada pula bazar UKM dan produk kreatif yang dikemas dalam Sanur Kreatif Expo.

Panggung hiburan selain menampilkan tari tradisional, tari api, dan garapan kolosal Sidia, bakal diisi sejumlah penyanyi serta musisi seperti Ayu Carmen, Gus Teja, Ayu Laksmi, Joni Agung n Double T, Balawan, Sandy Sandoro, Indra Lesmana, Dialog Dinihari, Endah & Reza, Mike Mohede, Trisum dan lain-lain.

    Rekomendasi

0 komentar:

Komentar Anda akan ditampilkan setelah menunggu persetujuan, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. Redaksi berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.