Diberdayakan oleh Blogger.
Indexs Berita

40 Tong Sampah Biru Menghias Pantai Bangsa Sanur

Senin, 28 Desember 2015

Seorang pertugas menempatkan tong sampah di Pantai Bangsal yang berada di wilayah Desa Sanur Kaja.(Foto: Mei)
SANUR (KabarSanur.com): “Semua dapat tong sampah satu-satu, ya?” Inilah pertanyaan seorang pedagang di Pantai Bangsal Sanur ketika melihat banyak tong sampah dibawa petugas Desa Sanur Kaja.

Pada siang di pengujung tahun, tepatnya Kamis (24/12/2015), Desa Sanur Kaja bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup Bali (PPLH Bali) melaksanakan program pengelolaan sampah Pantai Bangsal Sanur dengan menempatkan 40 buah tong sampah biru yang disebar di pantai ini.

“Sebanyak 40 tong sampah bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini karena desa ini memiliki Depo Cemara yakni depo pengolah sampah sekaligus sebagai sarana pendidikan pengolahan sampah,” jelas Kepala Desa Sanur Kaja I Made Sudana.

Sudana juga menjelaskan terkait teknis pengangkutan sampah yang ada di Pantai Bangsal Sanur, termasuk kawasan Pantai Matahari Terbit dan Pantai Segara Ayu. Kata dia para pedagang dan pengelola sampah telah dikumpukan agar bisa bekerja sama sinergis dengan petugas depo dengan pengelola di pantai.

Ia berpesan agar tong sampah tidak sampai terbawa gelombang air laut. Setiap pagi petugas Depo Cemara akan mengambil sampah dari tong tersebut untuk dipilah dan diolah di depo.

Sudana menjelaskan depo sebagai sistem pemilahan sampah agar memberikan nilai lebih dengan mengolahnya menjadi pupuk. Selain itu, langkah yang dilakukan Desa Sanur Kaja itu akan mencegah pemulung masuk pantai.

Program Desa Sanur Kaja ini juga mengajak warga peduli lingkungan dan ikut perawat pantai sepanjang 1 kilometer yang berada di wilayah desa tersebut.

Sudana berharap masyarakat dapat memfungsikan tempat sampah sebaik-baiknya, apalagi berada di tempat tujuan wisata yang harus dijaga kebersihan dan kelestariannya. Lebih lanjut ia ingin mengubah cara berpikir agar warga merasa malu jika emmbuang sampah sembarangan.

"Para pedagang di pantai juga harus ikut mengingatkan agar pengunjung selalu membuang sampah di pantai," kata Sudana

Senada dengan kepala desa, pedagang mengatakan siap menegur pengunjung yang membuang sampah sembarangan walaupun tidak belanja di tempat tersebut. "Ya, kami siap menyukseskan program desa," kata Wayan Suran, salah satu pedagang di Pantai Bangsal Sanur.

Pihak PPLH menyampaikan suka cita bisa ikut mewujudkan program desa tersebut. “Kami sangat senang bekerja sama dengan Karang Taruna Asta Dharma, Depo Cemara, tim pengelola pantai, dan pedagang,” tutur Catur dari PPLH Bali. (Ayu Wahyuni)

    Rekomendasi

0 komentar:

Komentar Anda akan ditampilkan setelah menunggu persetujuan, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. Redaksi berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.