Diberdayakan oleh Blogger.
Indexs Berita

Obyek Wisata Wilayah Sanur dan Inovasi Untuk Pengembangannya (1)

Jumat, 20 Oktober 2017



Museum Le Mayeur 
Nama museum diambil dari nama bekas pemiliknya “Adrien Jean Le Mayeur de Merpres”. Museum ini berisi lukisan-lukisan bersejarah yang dibuat oleh Le Mayeur dengan istri yang juga menjadi modelnya, yang bernama Ni Nyoman Pollok. Sebelumnya jadi museum tempat ini adalah tempat tinggal Le Mayeur dengan istrinya. Pada tahun 1956 ketika Bapak Bahder Djohan selaku mentri pendidikan berkunjung ke rumahnya Le Mayeur. Beliau memberi gagasan agar rumahnya dijadikan museum. Gagasan itu disambut dengan senang hati oleh Le Mayeur. Pada tanggal 28 Agustus 1957 gagasan itu menjadi kenyataan dan rumahnya dijadikan museum. Pada bulan mei 1958 pria asal Bruzelues ini menghembuskan nafas terakhirnya.

Museum Le Mayeur memiliki nilai seni yang tinggi karena lukisan-lukisan yang ada di museum itu. Museum ini masih punya banyak potensi-potensi yang bisa dikembangkan agar bisa menjadi daya tarik atau salahsatu tempat wisata yang terkenal di Sanur Kaja. Saya memiliki dua ide atau gagasan agar museum Le Mayeur dapat berkembang. Yang pertama, SD dan TK yang ada di sanur mengadakan tamasya atau study tour ke museum Le Mayeur. Yang kedua, adalah relokasi. Museum Le Mayeur dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih terbuka dan lebih banyak wisatawan. Itu saja ide atau gagasan yang dapat saya sampaikan

Potensi Desa Sanur Kaja Yang Perlu Dikembangkan
Di Desa Sanur Kaja ada banyak tempat pariwisata dan lahan kosong yang dapat dikembangkan. Di pantai Matahari Terbit ada tanah kosong yang bisa dikembangkan. Saya memiliki beberapa gagasan agar lahan atau tanah kosong itu bisa digunakan semaksimal mungkin. Yang pertama, di lahan kosong itu bisa dibuatkan sebuah taman atau lapangan yang berbentuk kotak seperti lapangan renon atau taman kota. Di lapangan ini nanti dibuatkan Food Court atau tempat makan gabungan seperti pasar. Nanti di Food Court ini akan bekerjasama dengan penduduk sekitaran pantai dan diluar pantai yang memiliki usaha di dalam bidang kuliner agar menyajikan makanan mereka disini. Untuk food Court ini dibuatkan suatu tempat di luar  lapangan. Setelah itu relokasikan  Museum Le Mayeur ke Lapangan atau Taman Kota ini. Museum Le Mayeur ini banyak memiliki potensial tetapi karena tempat yang kurang strategis potensi tersebut tidak dapat dimanfaatkan. Jika lapangan ini bisa direlasik Food Court atau tempat makan gabungan seperti pasar. Nanti di Food Court ini akan bekerjasama dengan penduduk sekitaran pantai dan diluar pantai yang memiliki usaha di dalam bidang kuliner agar menyajikan makanan mereka disini. Untuk food Court ini dibuatkan suatu tempat di luar  lapangan. Setelah itu relokasikan  Museum Le Mayeur ke lapangan atau taman kota ini, museum Le Mayeur ini banyak memiliki potensial tetapi karena tempat yang kurang strategis potensi tersebut tidak dapat dimanfaatka. Jika lapangan ini bisa direlasikan  dan museum Le Mayeur ini bisa di relokasi maka Sanur kaya akan memiliki tempat berwisata selain ke pantai dan potensi museum Le Mayeur dapat dikembangkan secara maksimal.



*) Artikel ini di unggah untuk memotivasi generasi muda Sanur Kaja untuk ikut berpikir dan berinovasi untuk membangun Desa Sanur Kaja menjadi lebih baik.

    Rekomendasi

0 komentar:

Komentar Anda akan ditampilkan setelah menunggu persetujuan, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. Redaksi berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.