Diberdayakan oleh Blogger.
Indexs Berita

Obyek Wisata Wilayah Sanur dan Inovasi Untuk Pengembangannya (10)

Jumat, 20 Oktober 2017



Museum Le Mayeur
Museum Le Mayeur adalah museum memorial yang memiliki hasil karya seni dan sejarah oleh pelukis yang bernama, Adrien Jean Le Mayeur. Pelukis Adrien Jean Le Mayeur juga dikenal sebagai suami dari beliau NI Pollok yang memiliki bakat menari Legong Keraton.
Saat memasuki museum Le Mayeur terdapatlah gedung yang memiliki 5 ruangan. Disetiap ruangan terdapat bagian spesifik seperti kamar tidur, ruang tamu, kamar melukis, kamar mandi dan kamar ganti, yang digunakan oleh beliau untuk sehari - harinya. Interior di museum tersebut dipenuhi dengan ukiran - ukiran dinding khas tradisional Bali dan mebel yang di desain dengan corak bunga di warnai dengan warna merah dan emas.

Selain itu, beragam lukisan yang terdiri dengan kehidupan Ni Pollok hingga keindahan alam Sanur yang terekam dalam lukisan. Tujuan dari museum Le Mayeur adalah untuk memamerkan lukisan - lukisan yang dibuat oleh Adrien Jean Le Mayeur, dengan model Ni pollok dan juga memberi bayangan dari sejarah pengalaman beliau bersama Ni Pollok yang ia cintai.

Matahari Terbit & Mertasari
Ketertarikan di pantai Matahari terbit dengan Mertasari bisa dikatakan bahwa pantai Mertasari sudah lebih maju. Alasan mengapa pantai Mertasari sudah lebih maju karena, mereka sudah memiliki pariwisata yang lebih banyak seperti “Dream Island” dimana terdapat aktifitas - saktifitas yang menarik seperti unta riding, melihat panorama pantai dan pelabuhan, spa, restoran dan taman bermain khusus untuk anak - anak dibawah umur 6 tahun.

Menurut saya, cara memajukan pariwisata Sanur Kaja untuk penggunaan positif di lahan kosong yang tersedia di Matahari Terbit adalah, membuat taman bermain yang  diisi dengan permainan seperti mini roller coaster agar bisa digunakan untuk anak - anak dan orang dewasa. Roller coaster adalah permainan yang langka di desa Sanur, jadi permainan tersebut akan mengatraksi banyak pengunjung dan wisatawan. Selain itu permainan flying fox juga menarik karena pengunjung bisa melihat panorama pantai Sanur kaja dan wilayah sekitarnya. Di taman tersebut juga perlu diisi dengan stand - stand makanan tradisional Bali dan juga bebagai macam makanan tradisional dimana pengunjung bisa mencoba untuk merasakan makanan yang berbeda.

Sebagian dari taman tersebut juga terdapat halaman rumput untuk pengunjung duduk di alas duduk bantalan dan meja sambil menikmati live music dan wahana permainan yang terdesia dan juga di penuhi dengan dekorasi yang unik terkait dengan adat Bali.

Tujuan dari ide saya adalah, supaya keluarga - keluarga desa Sanur bisa berkunjung karena aktifitas untuk semua umur sudah terdapat dan memajukan potensi Sanur Kaja.

*) Artikel ini di unggah untuk memotivasi generasi muda Sanur Kaja untuk ikut berpikir dan berinovasi untuk membangun Desa Sanur Kaja menjadi lebih baik.

    Rekomendasi

0 komentar:

Komentar Anda akan ditampilkan setelah menunggu persetujuan, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. Redaksi berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.