Diberdayakan oleh Blogger.
Indexs Berita

Obyek Wisata Wilayah Sanur dan Inovasi Pengembangannya (7)

Senin, 06 Agustus 2018



Oleh : Ida Ayu Anom Yuliamiastuti

Sanur merupakan salah satu daerah dengan pesona indah dan terkenal dengan matahari terbitnya yang terletak di ujung selatan Pulau Bali. Sanur berasal dari kata Saha dan Nuhur yang berarti memohon datang kepada suatu tempat. Sanur Kaja merupakan salah satu daerah pariwisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun manca negara. Hari ini, saya selaku teruni mengikuti pembekalan bersama teruna dan teruni lainnya. Seperti yang telah saya ikuti tadi, tampak terlihat tempat wisata yang terdapat di Sanur Kaja, di antaranya Pantai Matahari Terbit dan Museum Le Mayeur. 

Pantai Matahari terbit sudah tidak asing lagi didengar oleh sebagian besar masyarakat Sanur karena pantai tersebut merupakan salah satu tempat yang dipergunakan oleh masyarakat di Sanur untuk upacara keagamaan, yaitu pengabenan. Mungkin sebagian orang berpikir bahwa pantai tersebut hanya dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan upacara keagamaan, tetapi setelah saya mengunjungi tempat tersebut sangat banyak aspirasi dan ide yang tertuang dalam pikiran saya untuk memanfaatkan tempat tersebut sebagai tempat penyelenggaraan acara yang tentunya mengundang banyak wisatawan atau dengan nama lain yaitu gelar budaya Sanur Kaja. Dalam benak saya, karena memiliki pesona alam yang indah dan luasnya halaman pantai, apalagi belum produktifnya tempat tersebut, bisa dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan festival seni budaya maupun dibuatkan tempat khusus (balai) untuk mengadakan suatu event (wedding untuk wisatawan mancanegara, ulang tahun Sanur hingga perlombaan seni budaya) seperti yang terdapat di Dream Island.  

Selain itu juga, pada halamannya bisa dibuatkan seperti rumah mini yang mungkin bisa diberi nama “Flora Sahaja” yang berarti flora Sanur Kaja, dimana di dalamnya terdapat berbagai macam tumbuhan. Tentunya, dengan diadakannya gelar budaya Sanur Kaja dan Flora Sahaja dapat meningkatkan daya tarik bagi wisatawan lokal maupun manca Negara. Selain itu, saya ingin mempublikasikan monumen yang terdapat di Pantai Matahari Terbit yaitu Monumen Sri Khosala karena monumen tersebut merupakan bukti dari cikal bakal dan ujung tombak masyarakat Denpasar serta tetap menjaga dan merawatnya.
Museum Le Mayeur juga merupakan salah satu tempat bersejarah yang terdapat di Sanur. Sekilas cerita, museum Lemayur didirikan oleh A.J Le Mayeur. Beliau merupakan pelukis yang berasal dari Belgia dan memiliki istri seorang gadis Bali yang bernama Ni Nyoman Pollok. Awalnya, museum tersebut merupakan rumah beliau bersama sang istri karena mereka telah tiada rumah tersebut dijadikan sebagai Museum Bersejarah yang dikelola oleh Museum Bali dan merupakan asset Provinsi. Hal ini dikarenakan semasa hidupnya, A.J Le Mayeur menitipkan pesan kepada Ir. Soekarno untuk menjadikan rumahnya sebagai museum apabila keduanya telah tiada dan permintaannya pun telah dikabulkan oleh Ir. Soekarno sehingga terbentuklah Museum Le Mayeur. Dalam hal ini, perlu ditingkatkan lagi terkait dokumentasi yang terdapat di museum sehingga kita dapat mempublikasikannya, menjaga dan meningkatkan kembali kebersihan museum, dan tentunya sebagai generasi muda wajib mengetahui peninggalan bersejarah, khususnya yang berada di Sanur Kaja.
Berdasarkan pemaparan pada paragraf kedua dan ketiga, kita sebagai generasi muda penerus bangsa dapat meningkatkan pariwisata, sosial budaya, teknologi, lingkungan, perekonomian yang ada di Sanur Kaja dengan cara tersebut. 

Pariwisata dan Sosial Budaya bisa kita tingkatkan dengan memanfaatkan lahan Pantai Matahari Terbit untuk mengadakan suatu gelar Budaya Sanur Kaja. Gelar Budaya tersebut dapat diisi dengan perlombaan budaya antar STT di Sanur Kaja, perlombaan untuk wisatawan mancanegara, dan mengadakan acara seperti mejejahitan bersama dan memperkenalkan jejahitan janur di Bali kepada wisatawan manca negara, lomba tari-tarian bali maupun kontemporer. Sebagai masyarakat Sanur Kaja, wajib untuk melestarikan budaya yang telah turun menurun dari leluhur kita.  Dari segi tersebut, otomatis perekonomian pun akan semakin meningkat karena akan memicu daya tarik wisatawan mancanegara. Selain itu, dari segi lingkungan, kita dapat memanfaatkan lahan tersebut untuk membuat rumah mini “Flora Sahaja” sehingga menambah asupan oksigen dari tumbuh-tumbuhan yang terdapat di Flora Sahaja. 

Maka, lingkungan pun dapat tertata dengan baik. Kemudian, kita dapat mengelola sampah plastik (anorganik) menjadi sesuatu yang bermanfaat, salah satunya sebagai pengganti minyak tanah dengan cara destilasi sederhana. Ditinjau dari segi teknologi informasi, kegiatan-kegiatan tersebut mungkin dapat dipublikasikan agar masyarakat lokal maupun mancanegara dapat mengetahui keberagaman maupun tempat bersejarah yang terdapat di Sanur Kaja. 

*)Artikel ini tidak di edit oleh admin. Artikel peserta langsung di publish sebagaimana dibuatnya.

---------
"Kabarsanur, informasi seputar lingkungan Desa Sanur Kaja yang Muda dan Informatif"
facebook.com/Kantor Perbekel Sanur Kaja
facebook.com/Karang Taruna Asta Dharma

    Rekomendasi

0 komentar:

Komentar Anda akan ditampilkan setelah menunggu persetujuan, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. Redaksi berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.